Carrie

CARRIE
karya Stephen King


Kalian yang sering menjadi korban perundungan alias keseringan di-bully, bacalah buku ini dan berharaplah kalian punya kekuatan seperti Carrie, kalau kalian cukup berani. Para guru di sekolah-sekolah di Amerika sering melarang murid-muridnya membaca buku ini.

Cover edisi pertama
(sumber: wikipedia)
Tersebutlah seorang remaja perempuan bernama Carietta "Carrie" White tinggal di kota Chamberlain, Maine, AS. Usianya 16 tahun dan selalu diejek oleh teman-temannya karena penampilannya yang ketinggalan jaman dan keyakinan religiusnya yang aneh. Agamanya yang aneh ini adalah hasil didikan dari ibunya, Margaret, yang kejam. Dengan kehidupan yang ia jalani, Carrie tidak bisa berharap menjadi remaja yang "normal" seperti anak-anak lainnya.

Margaret yang begitu mementingkan soal agamanya yang aneh itu justru melupakan menjelaskan hal-hal yang penting bagi seorang remaja perempuan. Contohnya, ia lupa bahwa sebagai ibu dari seorang anak perempuan ia harus menjelaskan soal menstruasi kepada Carrie. Akibatnya Carrie kebingungan  dan ketakutan pada saat mengalami menstruasi pertamanya di sekolah. Hal ini menjadi bahan olok-olok bagi anak-anak lainnya. Teman-teman sekelasnya, dipimpin oleh seorang cewek populer bernama Chris Hargensen, melempari Carrie dengan pembalut. Rita Desjardin, guru olahraga mereka, menyelamatkan Carrie dari perundungan itu, membantunya membersihkan diri, dan menjelaskan soal menstruasi kepada anak gadis yang tidak pernah diberitahu oleh ibunya itu.

Hari itu, dalam perjalanan pulang dari sekolah, Carrie mendapatkan kekuatan telekinesis yang bisa mengendalikan benda-benda dari jarak jauh. Margaret, sang ibu, sewaktu mengetahui hal itu, malah marah dan menuduh Carrie telah berbuat dosa lalu mengurung Carrie.

Keesokan harinya sang guru olahraga menghukum anak-anak yang kemarin mem-bully Carrie. Chris Hargensen yang angkuh justru mendapatkan hukuman yang paling berat: haknya untuk mengikuti pesta dansa sekolah dicabut. Tentu saja ia merasa marah dan setelah gagal membujuk agar hukumannya dicabut, dengan bantuan pengaruh dari ayahnya, ia akhirnya memutuskan untuk membalas dendam kepada Carrie. 

Sementara itu, seorang cewek populer lainnya bernama Sue Snell merasa menyesal atas perlakuannya terhadap Carrie. Ia dan pacarnya, Tommy Ross, kemudian meminta maaf kepada Carrie dan membujuk Carrie untuk mau datang ke pesta dansa sekolah itu. Pada mulanya Carrie merasa curiga, tapi kemudian ia mau berangkat juga ke pesta dansa dan mulai menjahit sendiri gaun pestanya. 

Chris yang mendendam kepada Carrie menyusun rencana balas dendam dengan dibantu oleh Billy Nolan, pacarnya. 

Pada awalnya, semua berjalan baik-baik saja. Pesta dansa itu menyenangkan bagi Carrie, teman-teman Tommy bersikap ramah terhadapnya. Lalu, seperti yang telah diduga, keadaan menjadi buruk dan dalam kemarahannya Carrie menggunakan kekuatannya di pesta dansa itu. Apa yang terjadi? Silahkan baca bukunya sendiri, klik di sini. Tersedia dalam bentuk pdf berbahasa Inggris. Aku kasih bocoran: semua orang di dalam gedung itu mati, kecuali Carrie.

Novel ini diterbitkan pada bulan April 1974 dan sebenarnya merupakan buku keempat yang ditulis oleh Stephen King, tapi menjadi buku pertamanya yang diterbitkan. Meskipun Stephen King terkenal sebagai penulis cerita-cerita horor, dan memang banyak yang menggolongkan buku Carrie ini sebagai buku horor, tapi menurutku lebih pantas dimasukkan ke dalam buku remaja karena kemampuan telekinesis yang dimiliki oleh Carrie. Karenanya aku masukkan buku ini ke blog pustakakelana, bukan ke pustakahoror (salah satu blogku yang khusus mengulas buku-buku horor). Ringkasan plot bersumber dari Wikipedia. Bagi mereka yang menyukai Stephen King, buku ini bisa disebut "ringan", setidaknya berdasarkan jumlah halamannya. 

Data buku (berdasarkan goodreads):
Tanggal terbit pertama: 5 April 1974
Bahasa: Inggris
Jumlah halaman: 253 halaman (edisi paperback)

Status perpus: tersedia dalam bentuk pdf berbahasa Inggris.

Comments

Popular posts from this blog

The Dangerous Days of Daniel X